Tampilkan postingan dengan label kata-kata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kata-kata. Tampilkan semua postingan

Senin, Juli 31, 2017

PUISI: SANG MATA-HARI

SANG MATA-HARI


Terang dalam suka dan duka

Warna-warni penuh keceriaan

Jaraknya berkilo-kilo samudera

Silau hingga menusuk mata

Kala pagi cahaya datang

Menjelang malam redup kembali

Seberkas harapan digenggamnya

Beragam insan satu tujuan

Ketika mata terbuka lebar

Menatap dunia penuh asa

Digenggamnya tangan mengepal

Pemuda-pemudi mulai beranjak

Menapaki jejak-jejak kehidupan

Kuat, semangat, pantang menyerah

Tangguh, hebat bagai raksasa

Tak lupa juga akan ibadah

Cinta kasih dalam cerita

Gentar, kokoh laksana baja

Ditempa dan dipukul keras

Dalam duka terselip bangga

Menikmati proses menuju puncak

Langkah demi langkah telah dilalui

Massa berganti lebih terang

Terang seterang matahari

Jauh tetap kuat sinarnya

Hingga tak mampu lagi menyala

Menyala demi masa depan bangsa


PUISI: AYAT-AYAT PUJANGGA

AYAT-AYAT PUJANGGA


Selembar persegi menumpuk rapi

Seberkas putih kertas menyala

Ternoda titik-titik nan hitam

Menoreh dalam landasan minimalis

Meliuk-liuk bagai sang naga

Menyatu padu dan beriringan

Abjad-abjad saling bersambutan

Sekata seirama penuh makna

Tiap baris berjuta cerita

Tersusun merentet dan bergelombang

Sebait penuh warna dan cerita

Bergerombol dan bersatu dalam makna

Walau tersurat dalam kertas

Maknanya sungguh indah nan hebat

Dan ketika penyair terucap

Lantunan nada begitu merdu

Semerdu angin berhembus sepoi

Menusuk dan menerpa hingga ke jiwa

Dalam puisi penuh tanda tanya

Namun dihati amat bermakna

Walau tak sepuitis penyair legenda

Nikmatnya aduhai mempesona

Menulislah sobat dalam hujan

Sungguh itu akan banyak cerita

Rintiknya bercampur kenangan

Disambut pelangi penuh warna

Dan puisi tak akan mati

Hingga pelangi tak lagi berwarna